Perang tarif operator GSM

iklan

“SIMpati PeDe tarif temurah cuma Rp 0.5,-/detik setelah 1 menit”. Begitu kira-kira sepenggal iklan dari opertor seluller SIMpati.Memang tarif SIMpati lebih murah sekarang ketimbang dulu yang hanya mengandalkan Rp150,-/30 detik itupun hanya bisa kita nikmati setelah jam 22.00 – 10.00.

Jika dulu dalam 1 jam tarif termurah SIMpati bisa mencapai Rp 18.000,-ke sesama operator. Sekarang kita bisa ngobrol sepuasnya selama 1jam dengan hanya Rp 3.270,- ke sesama operator. murah kan!!

Terus bagaimana dengan opertor-opertor seluller yang lain? Rupanya sebelum SIMpati mengeluarkan gebrakan melalui SIMpati PeDe nya, Operator XL sudah terlebih dahulu mengeluarkan gebrakan melalui XL bebas dengan tarif Rp 1,-/detik ke sesama operotor itupun setelah 1 menit.Merasa tersaingi dengan adanya SIMpati PeDe, XL bebas kemudian mengeluarkan gebrakan anyar dengan memasang tarif Rp 0.1,-/detik ke semua operator. Sekilas memang luar biasa apa yang di lakukan XL, tapi tunggu dulu XL punya syarat dan ketentuan yang berlaku.
Penetapan tarif baru XL yang Rp 0,1,-/detik itu menjawab tantangan simPATI PeDe yang menawarkan tarif Rp 0,5/detik untuk sesama operator. Bila dicermati dan hitung kisaran tarifnya hanya selisih ratusan rupiah untuk menelepon selama 1 jam. Bila simPATI PeDe menetapkan 1 menit pertama Rp 1.500,- dan detik selanjutnya Rp 0,5/detik, maka XL menetapkan 2,5 menit pertama Rp 1.500,- dan tarif 0,1 detik untuk setelah 2,5 menit sampai 30 menit pertama dan sampai 60 menit pertama tarifnya Rp 1/detik. Rumit banget!!

Terlepas dari persaingan XL dan SIMpati rupanya ada operator lain yang ngga’ mau ketinggalan ikut perang dalam persaingan tarif. Seperti MENTARI, operator seluler dari indosat tersebut juga telah mengeluarkan gebrakan yang tak kalah menggiurkan. Dengan tarif Rp 0,- untuk menit pertama dan setelah itu Rp 50,- /30 detik (hanya berlaku untuk member mentari hebat). Selain itu MENTARI juga masih memberikan bonus freetalk selama 1jam untuk pemakaian pulsa Rp 5000,-Masih ada yang lebih murah.. coba hitung lagi?

Mungkin sekarang hanya ketiga operator tersebut yang bersaing ketat dalam menentukan tarif. Karena seperti yang kita tahu operator lain semisal IM3 dan AS belum ada gebrakan baru dalam menentukan tarif bicaranya. Meskipun dalam urusan SMS IM3 dan AS adalah rajanya, tapi sepertinya konsumen tidak begitu tertarik.
Dari 5 operator GSM(SIMpati, MENTARI, XL, IM3 dan AS) sebenarnya masih ada satu opertor lagi yang perlu di cermati. ‘3′ (baca three) namanya, selain masih baru, layanan jaringan dan sinyal nya masih belum setara dengan operator GSM yang lain. Hal itu mungkin yang menjadi penyebab kenapa ‘3′ belum bisa menarik minat konsumen. Padahal ‘3′ menawarkan promo yang menggiurkan yaitu SMS gratis antar ‘3′ dan Rp 100/SMS untuk SMS ke operator lain serta menetapkan tarif bicara 0.5 harga.’3′ akan mengenakan biaya sebesar Rp 75/menit dan bukan Rp 150/menit untuk panggilan lokal maupun jarak jauh antar ‘3′; Rp 500/menit dan bukan Rp 1.000/menit untuk panggilan lokal ke operator lain; Rp 1.000/menit dan bukan Rp 2.000/menit untuk panggilan jarak jauh ke operator lain.Bagaimana…mau?

Dengan adanya perang tarif antara operator-operator GSM tersebut maka akan semakin murah saja telekomunikasi seluler di indonesia dan tentu saja pihak pelanggan/konsumenlah yang di untungkan. Masyarakat sebagai konsumen berharap tentu telekomunikasi seluler di indonesia harus bisa semakin murah. Kita tunggu apakah setelah ini akan ada gebrakan-gebrakan baru yang di lakukan oleh operator-operator seluler di indonesia.

by radenmas08

Satu Tanggapan ke “Perang tarif operator GSM”

  1. http://tarifpromogsmindonesia.blogspot.com/
    update terbaru..
    silahkan dilihat,,
    trima kasih..

Tinggalkan Balasan